Berita Terkini

586

LAUNCHING PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI PATI TAHUN 2017

07 Aug 2016 |By kpukabpati Hari jumat tanggal 5 Agustus 2017 jam Tujuh malam di halaman stadion joyo kusumo pati, KPU Kabupaten Pati melakukan Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati tahun 2017. Dalam kegiatan yang di hadiri langsung oleh Anggota KPU RI Ibu Ida Budhiati, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah dan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah beserta dengan Forkompinda Kabupaten Pati dan KPU Kabupaten tetangga dilakukan Pemukulan kentongan bersama. Much nasich mengatakan, bahwa kegiatan Launching adalah kegiatan sosialisasi dengan harapan informasi mengenai pelaksanaan tahapan kegiatan Pemilihan bupati dan wakil bupati pati  dan hari pelaksanaan pemungutan suara hari Rabu Legi tanggal 15 Februari  tahun 2017 dapat di ketahui oleh masyarakat luas. Dalam kegiatan tersebut KPU Kabupaten pati juga melakukan pemutaran film yang memuat tahapan yang sudah di laksanakan. Selain itu juga dilakukan deklarasi bersama KPU Kabupaten Pati bersama dengan Panwas Pemilihan Kabupaten Pati. Deklarasi ini berisi kesiapan kami bersama panwas dalam melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati tahun 2017, Ujarnya Dalam kegiatan Launching ini KPU Kabupaten pati juga memunculkan Maskot Pilkada Pati tahun 2017 dengan nama SI MELO. SI Melo merupakan singkatan dari Siap memilih calon. Selain itu juga di perkenalkan jingle dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati Tahun 2017 dengan  genre campur sari, dangdut dan POP , Much Nasich menambahkan. Pada kesempatan yang sama Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ida Budhiati meminta Pilkada Pati 2017 bebas dari politik uang. Pasalnya, politik uang dinilai sebagai bentuk kejahatan pemilihan yang dapat merusak pelaksanaan demokrasi. Karena itu, Panwaslu dan KPU Pati bisa melakukan pemantauan dan pengawasan yang ketat untuk menciptakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang demokratis dan pemilih menggunakan hak pilih sesuai dengan hati nurani masing-masing,” ujar Ida Budhiati. Kegiatan Launching Pemilihan Bupati dan wakil bupati pati Tahun 2017 di akhiri dengan pertunjukan ketoprak anak-anak dari atmojo budoyo.


Selengkapnya
461

SELEKSI TERTULIS CALON ANGGOTA PPK DIIKUTI 286 PESERTA

30 Jun 2016 | By kpukabpati Pati, Sebanyak 286  calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati 2017, Kamis (30/6/16), mengikuti seleksi tertulis di gedung SMK N 01 Pati. Ketua KPU Pati, Much.Nasich menjekaskan seluruh calon anggota PPK yang yang mengikuti seleksi tertulis berdasarkan hasil seleksi administrasi beberapa hari yang lalu. “Dari 301 orang pendaftar, tinggal 286 peserta yang berhak mengikuti seleksi . Hingga pada saat seleksi dilaksanakan dari 286 peserta tercatat yang hadir sejumlah 265 peserta sedangkan 21 lainnya tidak hadir. Sementara hasil seleksi tertulis tersebut, kata Much. Nasich, akan diumumkan pada tanggal 2 Juli 2016. “ setelah hasilnya diumumkan, kita pun memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan bagi calon PPK yang lolos seleksi tertulis sejak tanggal 29 Juni s/d 10 Juli 2016, apakah calon tersebut tersangkut Pidana, terlibat pada kepengurusan partai Politik atau masalah lainnya, pungkasnya. Bagi calon yang dinyatakan lulus seleksi tertulis selanjutnya akan mengikuti seleksi wawancara yang sesuai tahapan akan dilaksanakan pada tanggal 11 s/d 13 Juli 2016.


Selengkapnya
415

PENDAFTARAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN (PPK) RESMI DITUTUP

25 Jun 2016 |By kpukabpati Sabtu 25 Juni 2016 – Pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) resmi ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pati, tepat pukul 15.00 WIB, sampai batas akhir jumlah pendaftar berjumlah 301 orang terdiri dari 235 laki-laki dan 66 perempuan. untuk selanjutnya akan dilakukan seleksi administrasi pada tanggal 26 – 27 Juni 2016. pengumuman hasil seleksi administrasi pada tanggal 28 Juni 2016.


Selengkapnya
696

KPU KABUPATEN PATI SIAP REKRUT ANGGOTA PPK DAN PPS

20 Jun 2016 |By kpukabpati PATI-KPU Kabupaten Pati terus melakukan persiapan dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati tahun 2017. Hingga saat ini, KPU sedang mempersiapkan seleksi badan penyelenggara Ad Hoc di tingkat kecamatan dan desa. Untuk badan penyelanggara ad hoc kecamatan bernama panitia pemilihan kecamatan dengan jumlah 5 orang dan badan penyelanggara Ad hoc tingkat desa bernama panitia pemungutan suara (PPS) dengan jumlah 3 orang. “Badan ad hoc inilah nanti yang akan membantu kerja KPU dalam melaksanakan tahapan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati Pati tahun 2017,” jelas Ketua KPU Pati, Much Nasich. Menurut Much Nasich, syarat untuk menjadi PPK dan PPS sebagaimana tertuang dalam PKPU 3 tahun 2015 adalah warga negara indonesia (WNI), berusia paling rendah 25 tahun, setia kepada Pancasila UUD 1945 dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, berintergritas, pribadi yang kuat serta jujur dan adil, tidak menjadi anggota partai politik atau paling kurang dalam 5 tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik. “Syarat selanjutnya harus berdomisili di wilayah kerja PPK dan PPS, berijasah SMU sederajat, mampu secara jasmani dan rohani, tidak pernah di pidana penjara berdasarkan kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih,” imbuhnya. Hal itu, masih ujar Nasich, masih ditambah dengan syarat belum pernah menjabat sebagai PPK dan PPS selama 2 kali. Menurutnya, 2 kali ini dimaknai dengan 2 periode. Untuk periode pertama tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 dan periode kedua tahun 2010 sampai dengan tahun 2014. Pengumuman dan pendaftaran PPK akan dilaksanakan tanggal 21- 25 Juni 2016 dan untuk PPS tanggal 22 – 26 juni 2016. Berkas pendaftaran PPK nantinya dapat di kirim langsung ke kantor KPU Kabupaten Pati pada saat jam kerja atau di kirim, melalui pos dengan catatan di terima oleh KPU Kabupaten Pati sebelum penutupan pendaftaran tanggal 25 Juni. “Sementara, untuk pendaftaran PPS dapat dilakukan di kantor desa/kelurahan setempat,” pungkasnya.


Selengkapnya
472

PRINSIP BAROKAH BISA MELAWAN POLITIK UANG

10 Jun 2016 | By kpukabpati Ada banyak cara untuk melawan pengaruh politik uang yang semakin marak dalam Pemilihan kepala daerah dan pemilihan jabatan publik lainnya. Bagi masyarakat pesantren tradisi mencari barokah seharusnya bisa mendorong pemilih untuk memilih secara ikhlas karena mencari barokah. Hal itu disampampaikan A. Ghafur-Yusrif, pasangan calon presiden mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), dalam kegiatan debat calon senat dan presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Ipmawa kerja sama KPM IPMAFA dan KPU Kabupaten Pati yang diadakan Kamis (9/6) di halaman kampus tersebut. Jawaban itu disampaikan para calon presiden BEM IPMAFA, menanggapi pertanyaan panelis yang juga anggota KPU Pati, Ahmad Jukari, tentang bangaimana cara mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pemilihan BEM dan pemilihan pejabat publik lainnya tanpa menggunakan politik uang. Dikatakan, kultur yang didasari nilai keagamaan mencari berkah belakang semakin luntur seiring dengan perubahan cara berfikir dan sikap masyarakat. Karena itu seharusnya ada pemikiran untuk menguatkan kembali nilai-nilai seperti itu. “Kalau sudah ada niat mencari barokah dengan melakukan hal yang baik, maka tidak perlu ada pengaruh lain sudah bisa mengajak banyak orang untuk memilih,” ujarnya. Sementara itu dihubungai usai kegiatan debat, Ahmad Jukari mengungkapkan bahwa kegiatan debat calon presiden BEM seperti itu bisa menjadi pendidikan politik bagia para mahasiswa untuk melihat bentuk kecil dari proses pemilihan pejabat politik. Dijelaskan, para mahasiswa dikenalkan dengan tahapan pemilihan atau pemilu yang harus diikuti. “Ada sebagian orang yang menganggap bahwa partisipasi dalam Pemilu atau pemilihan kepala daerah itu hanya mencoblos. Padahal mencermati  visi-misi, program kerja, dan rekam jejak pasangan calon itu juga penting. Hal ini yang hendak kita sampaikan pada teman-teman mahasiswa,” ujarnya. “Kita juga mendapat masukan yang baik tentang kearifan lokal yang bisa ditumbuhkan kembali untuk melawan praktek politik uang, salah satunya adalah bagiamana tradisi mencari ‘barokah’ seperti yang disampaikan para mahasiswa,” imbuhnya. Kegiatan debat calon presiden mahasiswa IPMAFA sendiri dilakukan menjelang dilaksanakannya pemilihan presiden BEM yang rencananya akan dilangsungkan 11 Juni mendatang. Dua pasangan calon yang akan dipilih adalah, Pasangan Nuruddin dan Ghaffur-Yusrif.


Selengkapnya
800

KPU KABUPATEN PATI MENSOSIALISASIKAN TAHAPAN DAN ANGGARAN PILBUP PATI 2017

03 Jun 2016 |By kpukabpati Kamis, 2 Juni 2017 bertempat di Salza Restaurant dan Convention Hall Pati, KPU Kabupaten Pati mensosialisasikan Tahapan dan Anggaran Pilbup 2017 dengan tema Menuju Terwujudnya  Pemilihan Yang Berintegritas dan Bermatabat itu. Dalam acara sosialisasi ini KPU Kabupaten Pati mengundang LSM, Organisasi Wanita, Organisasi Masyarakat, Organisasi Keagamaan, Parpol, Polres, Kodim dan Kalangan Jurnalis. Much. Nasich Ketua KPU Kab. Pati selaku Narasumber menyampaikan materi tentang tahapan, anggaran  dan juga syarat dukungan calon perseorangan dalam Pilbup 2017. Dalam Pilbup Pati 2017 ini, syarat dukungan calon perseorangan adalah 67.015 dukungan dari hitungan 6,5% kali DPT Pilpres 2014. Sementara itu, Wahyu Setiawan Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah,  Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Kehumasan,  yang juga sebagai Narasumber menyampaikan paslon perseorangan bukan berarti deparpolisasi atau anti parpol. Dengan adanya Sosialisasi ini KPU Kabupaten Pati berharap masyarakat dapat mengetahui dan mengerti tentang tahapan, anggaran  dan juga syarat dukungan calon perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati tahun 2017.


Selengkapnya