KUNJUNGAN SEKRETARIS KPU PROV. JATENG
Selengkapnya
KPU Kabupaten Pati mendapat kunjungan dari Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah pada hari Senin, (13/10/2025) Ketua, Anggota KPU, Sekretaris beserta jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Pati menyambut hangat kedatangan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah. Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Bapak Tri Tujiana, dalam arahannya, menyapaikan instruksi kepada seluruh staf sekretariat KPU Kabupaten Pati untuk dapat membangun kolaborasi dan hubungan baik dengan semua pimpinan dan rekan kerja di KPU Kabupaten Pati, sehingga tercipta hubungan yang solid dan mampu menghadapi Pemilu mendatang dengan lebih baik. Lebih lanjut, beliau menjelaskan segala kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU harus diberitakan pada semua media sosial yang dimiliki, sehingga masyarakat mengetahui bahwa KPU ketika diluar tahapan pemilu tetap aktif bekerja.
Berdasarkan Surat SMP Plus Abayasa Islamic School nomor 03-363/SMP-ABAYASA/X/2025 tanggal 1 Oktober 2025 perihal permohonan supervisor. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pati merespon dengan menghadirkan Anggota KPU Kabupaten Pati Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber daya Manusia, Ibu Nugraheni Yuliadhistiani, S.IP., MM sebagai Narasumber yang didampingi Galuh rangga Irawan, S.Kom Staf Sub Bagian Partisipasi Masyarakat dan Sumber daya Manusia. Menyambut penyelenggaraan Pemilihan Ketua OSIS SMP/SMA ABAYASA Islamic school, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kabupaten Pati memberikan sosialisasi Demokrasi di lingkungan sekolah dan tahapan pelaksanaan Pemilihan OSIS, di Aula SMP/SMA ABAYASA Islamic School, Sabtu (04/10/2025). Di Jl. Juwana - Tayu KM 11 Desa Tlutup rt 05/01 Kec. Trangkil Kab. Pati kegiatan dibuka Kepala Sekolah Bapak Moh Rofi'udin yang berharap kegiatan sosialisasi ini sekaligus dapat menjadi ruang koordinasi dan diskusi guna mempersiapkan teknis pelaksanaan kegiatan. Ibu Nugraheni Yuliadhistiani pada kegiatan ini menekankan pentingnya pemahaman tujuan Pemilihan Ketua OSIS sebagai ajang belajar memilih pemimpin yang harus dilakukan secara bermoral dan beretika. “Sehingga melalui kegiatan ini, para siswa/i diharapkan dapat belajar secara langsung mengenai prinsip-prinsip demokrasi, kepemimpinan dan pentingnya menggunakan hak suara,” Dalam sosialisasi ini juga disampaikan beberapa tahapan yang penting untuk diketahui berikut jenis dan metode kampanye serta disampaikan mekanisme pemungutan dan penghitungan suara, baik dalam pelaksanaan Pemilu maupun Pemilihan. https://patikabppid.kpu.go.id/galeri
Hola lur, #TemanPemilih Setiap tahunnya, Hari Ulang Tahun (HUT) TNI diperingati setiap tanggal 5 Oktober. Sejarah Singkat HUT TNI Dirangkum dari website resmi TNI, HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) diperingati setiap 5 Oktober karena pada tanggal tersebut lah organisasi militer Indonesia pertama kali dibentuk. Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, pemerintah mendirikan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945. Pembentukan TKR adalah respon atas kebutuhan kekuatan pertahanan resmi untuk menjaga kemerdekaan dari ancaman militer Belanda. Sebelum menjadi TNI seperti sekarang, organisasi ini mengalami beberapa perubahan. TKR awalnya berasal dari Badan Keamanan Rakyat (BKR), kemudian disusun ulang menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) agar memiliki struktur yang lebih teratur dan sesuai dengan dasar militer internasional Upaya pemerintah untuk menyatukan berbagai kekuatan bersenjata terus dilakukan. Hingga pada 3 Juni 1947, Tentara Nasional Indonesia (TNI) pun disahkan. TNI merupakan gabungan antara TRI dan badan-badan perjuangan rakyat TNI kemudian menjadi bagian dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) pada tahun 1962 bersama dengan kepolisian, sebelum akhirnya dipisahkan kembali sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004. Adapun penetapan tanggal 5 Oktober sebagai hari lahir TNI didasarkan pada pembentukan TKR yang menjadi cikal bakal organisasi militer Indonesia. KPU Kabupaten Pati mengcapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional indonesia, "TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju". https://www.detik.com/jabar/jabar-gaskeun/d-8144616/hut-ke-80-tni-2025-sejarah-tema-hingga-link-download-logo-resminya
Hola lur, #TemanPemilih . KPU Kabupaten Pati telah menetapkan hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025. Berdasarkan Rapat Pleno terbuka pada tanggal 2 Oktober 2025 yang dihadiri oleh Bawaslu, OPD, partai politik, dan pemantau Pemilu, jumlah pemilih di Kabupaten Pati tercatat sebanyak 1.034.198 pemilih, dengan rincian: Laki-laki: 508.106 Perempuan: 526.092 Tersebar di 21 Kecamatan dan 406 Desa/Kelurahan. Data ini menjadi dasar penting untuk memastikan hak pilih masyarakat tetap terjaga, serta mendukung terselenggaranya Pemilu yang akurat, transparan, akuntabel, dan partisipatif. https://patikabppid.kpu.go.id/galeri https://patikabppid.kpu.go.id/regulasi
Hola lur, #TemanPemilih KPU Kabupaten Pati melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025, Kamis (2/10/25) Pleno terbuka dilaksanakan di Aula KPU Kabupaten Pati yang dipimpin langsung Ketua KPU Kabupaten Pati, dihadiri stakeholder dari Bawaslu, OPD terkait, Pemantau Pemilihan serta pengurus Partai politik peserta Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Pati. Anggota KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi menjelaskan alur pelaksanaan program kerja Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), yang diawali dengan pengumpulan data yang bersumber dari data kependudukan dari Kemendagri, data pemilih pemilu dan pemilihan terakhir serta laporan masyarakat. Kemudian KPU Kabupaten Pati Melakukan kegiatan Coktas (Pencocokan & Penelitian Terbatas), dimana hasil kegiatan tersebut diverifikasi dan disinkronisasi supaya akurat sebagai proses pemutakhiran data untuk dipublikasikan dan disampaikan secara berkala kepada masyarakat melalui stakeholder terkait. https://patikabppid.kpu.go.id/galeri
Hola lur, #TemanPemilih Kamu perlu tahu Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober setiap tahunnya. Sejarah Hari Batik Nasional Sebelumnya mari mengenal terlebih dahulu sejarah di balik kemunculan Hari Batik Nasional. Kenapa sih ada Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tahunnya? Masih merujuk pada buku yang sama, penetapan Hari Batik Nasional melibatkan perjalanan yang cukup panjang. Dimulai dari tanggal 4 September 2008 pada saat masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, batik didaftarkan agar bisa mendapatkan status sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Takbenda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Pada saat itu pendaftaran dilakukan melalui kantor UNESCO yang berada di Jakarta. Meskipun begitu, pengajuan batik untuk mendapatkan status sebagai ICH baru diterima oleh UNESCO di tahun berikutnya, yaitu pada 9 Januari 2009. Setelah diajukan, batik harus mengalami proses pengujian oleh UNESCO. Proses pengujian berlangsung mulai 11-14 Mei 2009. Baru kemudian di tanggal 2 Oktober 2009, batik berhasil dikukuhkan dan juga resmi terdaftar sebagai warisan kemanusiaan karya agung budaya lisan dan nonbendawi. Sementara itu, Hari Batik Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009. Dengan adanya Hari Batik Nasional diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bagi masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan batik asli Indonesia. https://www.detik.com/jogja/budaya/d-8139340/hari-batik-nasional-2-oktober-2025-sejarah-tema-dan-info-libur-tidaknya. Mari terus merawat kain batik dengan puluhan jenis dan motif batik nusantara dari Sabang hingga Merauke bukan hanya sebagai pakaian, tapi juga sebagai identitas dan kebanggaan bangsa. KPU Kabupaten Pati mengcapkan Selamat Hari Batik Nasional Tahun 2025.